Saturday, November 07, 2009

Tips Sukses Inseminasi

Aloooowww para member klub KongBuCen... alias Kongkow-kongkow Bumil Acen, wakakakaka! Apa kabarnya kalian semua? Semoga baik2, sehat2, hepi2 yaaaa!

Kali ini gw mo bagi2 tips supaya sukses inseminasi aaah ;)

Sebelumnya, mungkin masih ada yang awam... Apa sih inseminasi ituuu?

Inseminasi adalah salah satu teknik untuk membantu proses reproduksi dengan cara menyemprotkan sperma ke dalam rahim menggunakan kateter atau jarum suntik dengan tujuan membantu sperma menuju letak indung telur sehingga terjadi pembuahan.

Berbeda dengan bayi tabung, proses pembuahan pada teknik inseminasi terjadi di dalam rahim. Biasanya teknik ini ditujukan untuk membantu problem infertilitas seperti jumlah sperma yang sedikit atau bentuk rahim yang susah dijangkau oleh sperma dalam perjalanannya menuju telur.

Sebenernya inseminasi hanya meningkatkan keberhasilan sebesar 10-20%. Dan gak semua dokter secara serta merta menganjurkan pasiennya untuk insem, apalagi klo meritnya baru dan seemed everything to be normal. Hampir kemungkinan besar dokter akan menyarankan cara alami dulu.

So, keputusan insem sebaiknya jangan terburu2. Harus dikenali dulu dengan pasti apa yang menjadi penyebab infertilitas, baru ditentukan apakah solusinya insem atau bisa juga dg cara lain.

Ketika opsi terbaik akhirnya menunjuk pada insem, juga harus dilakukan persiapan yang amat sangat matang. Mengingat tingkat keberhasilannya yang cuma kecil, jangan sampai dilakukan gegabah yang nantinya malah jadi sia2.

Berdasarkan pengalaman gw yang uda 2 kali insem, dimana yang pertama kali gatot, maka untuk yang kedua gw bener-beneeeeeeeeeeer ati2, gak mo gegabah asal insem aja, tanpa tau pra-syarat yang harus dipenuhi sebelum melakukan insem plus harus apa aja setelah insem.

Lho insem pake syarat? Iya! Gak semua masalah infertilitas bisa diselesaikan dengan insem, karena untuk melakukan insem harus "lulus" kondisi2 berikut:

1. Semua hormon normal
Supaya berhasil pembuahan berarti harus ada telur yang matang. Oleh karena itu, untuk mencapai "goal" kematangan telur, harus dicek apakah semua hormon normal. Kalau diantara kalian punya masalah seperti PCO atau haid yang gak teratur, sebaiknya masalah itu dibereskan dulu. Karena tanpa telur matang, maka mustahil terjadi pembuahan.

Dari yang gw baca2, kasus PCO, dimana telur jumlah banyak tapi kecil2 dan gak bisa mateng, bisa diatasi dg cara alami (diluar obat2 dari dokter). Ada yang berhasil setelah mengkonsumsi nutrient Salmon Omega 3 dari Amway, dikombinasi dengan madu royal jelly. Dikonsumsi sampai ketauan hamil harus berhenti, soale klo diterusin malah bikin keguguran. Setelah konsumsi itu, katanya siiih pada lancar haidnya, yang menandakan telurnya mateng tuh (klo telur gak mateng, bisa gak dateng haid berbulan2). Trus ada juga yang berhasil setelah diet dan menurunkan bbrp kg, karena biasanya PCO disebabkan oleh kadar gula tinggi dalam darah (seperti diabetes). Well, namanya usaha ya... gw sih cuma menyampaikan aja disini. Klo mo tau lebih dalem, bisa tuh di-explore di forum2 WK :)

O iya, selain hormon yang berpengaruh dengan kematangan telur, harus dicek dulu apakah ada hormon lain yang tidak seimbang. Contohnya pada kasus gw, waktu insem pertama gagal karena ternyata prolaktin gw tinggi. Padahal telur gw matang, haid gw normal, tapi tetep gak terjadi pembuahan karena prolaktin gw tinggi.

Jika diantara kalian berencana insem dan dokter tidak menganjurkan periksa hormon, ada baiknya kalian menanyakan hal ini. Kadang dokter hanya melihat ada telur mateng, haid lancar, dikira semua normal... gak tau ada yg lain2... well, dokter juga manusia, bisa aja dia missed something :)

2. Antibodi normal
Gw gak tau deh apakah ini beneran berpengaruh pada proses pembuahan. Tapi beberapa kasus yang ditangani oleh dokter lain menyatakan bahwa jika antibodi seorang wanita sangat tinggi, maka ada kecenderungan antibodi tsb "mematikan" sperma yang masuk ke dalam rahim. Klo pun terjadi pembuahan, maka antibodi akan menganggap embryo hasil pembuahan tadi sebagai "benda asing", sehingga dia akan "membersihkan" ini juga.

Sebaliknya, ada juga dokter yang gak percaya sama soal antibodi ini. Yah, gw sih orang awam ya... tapi seandainya terjadi sama gw, gw akan menuruti anjuran dokter melakukan terapi untuk menurunkan kadarnya.

O iya, ada juga salah satu pengalaman pernah gw baca di forum kasus antibodi ini. Ada yang berhasil hamil karena waktu ML dilakukan ketika istrinya sakit. Logikanya, pada saat itu antibodi pasti sedang lemah, sehingga sperma "lolos" dari serangan, hehehe.

3. Tidak ada sumbatan
Karena insem sebenernya cara yang agak alami, dimana teknik ini hanya membantu sperma mencapai indung telur, sisanya berjalan selayaknya pembuahan alami. Berarti tidak boleh ada "gangguan" sepanjang perjalan si sperma. Yang paling menghambat biasanya adalah saluran tuba falopii yang tersumbat. Gimana sperma mo sampe telur klo jalannya "ketutup"?

Untuk itu, biasanya dokter menganjurkan pengecekan sumbatan sebelum dilakukan insem. Caranya dengan HSG. HSG adalah proses penyemprotan cairan rontgen ke dalam rahim dengan tujuan mengecek sumbatan. Setelah disemprot, rahim kita akan difoto seperti foto rontgen. Dan dari foto itu akan terlihat aliran cairan. Jika ada sumbatan, maka cairan akan keluar melalui vagina, karena tidak bisa melewati saluran tuba. Sebaliknya jika tidak keluar, maka tidak terjadi sumbatan.

Bagaimana jika salurannya "mampet"? Salah satu solusi adalah dilakukan Hydrotubasi atau peniupan. Tapi ini juga harus diliat kasusnya. Klo mampet karena ada pelengketan, biasanya dokter menganjurkan operasi LO untuk membereskan ini. Bisa juga karena ada infeksi, dokter akan menganjurkan terapi diathermi, yaitu pemanasan dengan tujuan untuk menyembuhkan infeksi.

Klo dokter gak menganjurkan pemeriksaan sumbatan, sebaiknya kita inisiatif menanyakan hal ini dan dengar penjelasan dokter lebih lanjut. Tiap kasus akan berbeda2 penanganannya. Yang penting kita harus tau apa yang menjadi masalah sehingga tindakannya tidak salah alamat dan proses insem tidak menjadi sia2.

4. Sperma berkualitas
Inseminasi merupakan salah satu solusi infertilitas dengan kasus jumlah sperma kurang dari normal (normal diatas 20juta), karena membantu sperma yang sedikit ini menuju telur. Tapi bukan berarti tidak perlu melakukan terapi meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.

Syarat insem tetep harus jumlah sperma berkualitas normal. Karena dikhawatirkan jika tidak berkualitas, walaupun berhasil hamil, nantinya akan terjadi keguguran karena Blighted Ovum (janin tidak berkembang karena sel telur/sperma tidak berkualitas).

Untuk itu, sebelum insem, lakukan pengecekan sperma suami. Jika belum bagus, perbaiki dulu hingga jumlahnya memadai. Klo dasarnya uda bagus, sebaiknya sebulan sebelum insem minta vitamin sama dokter untuk lebih meningkatkan lagi kualitasnya.

Masalah dengan sperma ini juga macem2. Ada yang karena adanya semacam "varises" di dalam "pabrik sperma", sehingga produksinya sedikit. Klo gak salah namanya varikokel deh. Untuk kasus ini dokter akan merujuk ke dokter androlog untuk dilakukan operasi.

Ada juga kasusnya bentuk yang tidak normal, atau gerakan kurang gesit, atau malah jumlahnya nol sama sekali. Bisa macem2... kebetulan Mas Adi tidak mengalami semua masalah ini, jadi gw kurang explore, hehehehe. Cuma bagi yang suaminya bermasalah, jangan langsung putus asa. Gw ada baca banyak banget cara yang bisa mengembalikan kesuburannya. Mulai dari banyak2 makan semangka, madu royal jelly, toge, dsb-dll.

Mungkin buat pencegahan, beberapa tips untuk menjaga kualitas dan jumlah sperma berikut bisa dipraktekkan:
- jangan suka berendem air panas/steam/sauna, karena bisa mematikan sperma
- jangan sering memangku laptop di atas paha/deket2 selangkangan, karena panasnya bisa menurunkan produksi sperma
- jangan pakai celana jeans yang ketat. klo perlu, pada saat tidur gak usah pake CD. pake celana pendek aja. yaaah, ibarat cewek... klo mo tidur kan juga lepas bra biar payudara bisa bernapas... nah begitu pula halnya buat cowok, perlu napas juga, huehehehe!
- kurangi, bahkan hentikan kebiasaan merokok. ini bener2 mempengaruhi jumlah dan kualitas sperma. klo mo punya anak yang cerdas, baik bapak-ibunya jangan ngerokok deh!
- jangan minum minuman beralkohol
- jaga pola makan dan hidup sehat (termasuk diantaranya OLAHRAGA)

5. Istirahat cukup dan hindari stress
Salah satu kegagalan pertama gw pada saat insem pertama adalah, gw kurang istirahat dan juga stress. Seharusnya untuk lebih meningkatkan keberhasilan, setelah proses insem langsung istirahat. Jangan pecicilan jalan2 ke mall or hangout kongkow2, huehehehehe. Klo bisa malah bed rest selama seminggu.

Usahakan juga jangan stress. Abis insem pasti mikirnya berhasil atau gak yaaa? Wajar siiiih. Tapi makin dipikirin malah makin stress... nti malah gak jadi. Yah diikhlaskan aja, apapun yang telah terjadi, anggap itu uda jalan dari Tuhan. Yang penting uda melakukan yang terbaik. Dengan cara lebih legowo seperti itu, rasanya malah santai, gak ada beban. Tau2 uda lewat seminggu... tau2 uda lewat dari masa mens... tau2 pas di-testpack... eh positip... Alhamdulileeeee ^^v

Maka dari itu, insem kudu persiapan yang beneeeeeeeeeeeeer-bener mateng. Klo bisa sih ambil cuti lah selama seminggu. Jangan ada beban apapun, terutama kerjaan. Semua syarat harus dipenuhi, mental dan dana harus ready termasuk ready klo gagal.

Klo salah satu syarat tidak dipenuhi, lebih baik ditunda sampai semuanya bener2 mantep. Karena biasanya kegagalan insem lebih kepada jatuhnya mental sih. Secara otomatis kita akan jadi bertanya2, kenapa gagal? Apa yang salah pada diri gw sampe utk insem aja gagal. Padahal klo dirunut ke belakang banyak faktor2 yang tidak terpenuhi. Yang baru gw ungkap itu hanya beberapa point berdasarkan pengalaman gw. Akan lebih banyak lagi faktor yang tidak terungkap. Karena... inget juga... semua kembali pada kehendak Yang Di Atas... itu faktor utama. Manusia berusaha, Dia yang menentukan.

Jadiii, buat yang mau insem, atau baru insem, atau uda insem tapi belum berhasil... yang penting adalah semangat kalian untuk terus mencoba tanpa pernah putus asa. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, cemas bertanya2 kenapa... sudah lah... semua itu tidak akan ada gunanya, malah menambah beban.

Gagal kali ini... coba lagi. Mungkin belum rejeki... atau mungkin solusinya bukan insem... who knows? Pokoke gali terus sampai dapet! :)

Gud luck ya para KongBuCen ;)

23 comments:

Vanilla Snowdrop said...

Salam kenal ya Susi, gw nemu blogmu dr Viol, Viol juga gak kenal sm gw sih hehe kebetulan nemu aja pas searching soal kehamilan. Gw ampir 2 tahun merit jg lum berhasil punya baby, udah sempet ke dokter, udah nembus obat yg harganya ampir 2 juta, trus terhenti karena dokter nyaranin insem/IUF, gw takut sakit. Toleransi gw terhadap pain bener2 rendah ;p pas USG vaginal itu aja gw udah tegang setengah matii. Abis baca blog u gw jadi kepikiran lagi soal insem. Bener2 cuma ngilu doang y Sus? sempet berdarah2 gak? kan katanya dijepit. Sebelumnya thx ya =)

.:acen147:. said...

@vanilla: hi... sapa nih namanya, gw panggil vanilla aja ya, hehehe!

kebetulan dokter viol adalah dokter rekomendasi gw. skg dia masih program hamil, denger2 katanya rencana mo insem.

insem mah gak seberapa dibanding serangkaian test yg pernah gw lalui sebelumnya (hydro, hsg, belum tiap usg trans-v).

waktu gw insem sm dokter yg dulu, pulang dari insem sempet ada bleeding. klo yg skg gak ada sama sekali, sempet spotting, tp gw rasa itu pada saat penanaman embryo di rahim deh.

saran gw, jalanin aja... semakin takut, malah beneran jadi semakin sakit, hehehe... dijamin gak semenakutkan yang dipikirkan kok... dan klo berhasil, gak bakalan nyesel deh... liat tuh hasil insemnya (Bayu)

Vanilla said...

Iya ya, mustinya dijalanin aja, masih untung ada solusi yang bisa ditawarin, ibu2 jaman dulu mah cuma bisa nerima nasib doang ;p Karena gw udah ngeliat hasilnya Susi yang cute n chubby (Bayu) makanya gw pertimbangkan lagi hehe. Kemaren gw sempet konsultasi di Morula IVF, Bunda sama Dr Indra. Pernah denger sukses story gak dari dokter ini? Oya thx banget ya atas quick respon kamu =)

rintik said...

Salam kenal mba Susi..
mo share nih, gw blom pernah hamil. udah pernah insem sekali tapi gagal.
waktu insem dulu kok gw ga disuruh bedrest ya ama dokter gw, dia bilang aktivitas biasa aja, tetep ngantor, dll. pdhal gw udah siap cuti kalo emang dokter nyuruh. dia bilang sih gini, insem itu kan sebenernya sama dg hubungan biasa, emangnya kalo abis ML kudu bedrest? gitu katanya.. ya sud deh..
gw blom nyoba insem lagi nih, lagi vakum dulu.. dokter gw itu jg yg nyuruh gw istirahat ga terapi dulu.. aneh ya? katanya kasih jeda dulu supaya ga stress..
tapi kyknya gw pengen cari dokter lain aja deh..
your blog so inspiring.. bikin gw semangat lagi utk hunting2 dokter and alternatif..
thanks berat..

.:acen147:. said...

@vanilla: yups, klo belom nyoba namanya "kalah sebelum bertanding", kekekeke. good luck ya ;)

@rintik: dulu juga gw sempet insem sama dokter lain dan gak pake bedrest... gagal. gw baca2 pengalaman orang pada bedrest dan berhasil... ya gw ikutin walaupun dokter gak menyarankan secara khusus. soale kan kondisi rahim tiap orang beda, mungkin kita lemah, makanya kudu bedrest. coba deh ;)

dr Indra blum pernah denger... klo di Morula Menteng dengernya dr Ivan, dr Karel...

RodaTiga said...

lam kenal..... saya belum punya anak sudah 7 tahun saya seneng baca tulisan mba..saya pengen insem tapi kendalanya dibiaya nya..saya minta tolong kalau insem itu biayanya berapa ya mba...makasih sebelumnya

.:acen147:. said...

@rodatiga: salam kenal jg, tq uda mampir sini :)

insemnya sendiri (tanpa cek hormon, cuci sperma) kurleb 3jt utk sekali insem, termasuk suntik pecah telur dan vitamin2 utk suami istri.

good luck ya :)

Anonymous said...

Hai acen,mau tanya nih,waktu pertama insem knp ada bleeding sedangkan yang kedua tidak? Soalnya gue pernah insem pertama kali juga bleeding.knp ya?

.:acen147:. said...

@anonymous: gak jelas juga kenapa sih. mungkin waktu disemprot sperm-nya ke dalem kan pake alat tuh... trus ada yg kena dinding rahim dan luka... mungkin lho ya :)

Anakamanies said...

Met pagi mba Acen yg cantik, gw anies nih alias anakmanies ;)

Kbtulan lg cari2 info soal inseminasi. As FYI aja gw udh merit 4,5th, udh prnh hamil 2 th ll tp kasus BO. Udh bolak-balik program di bbrp dr. Tpi ujung2nya vakum krna bt ga brhsil, nah dulu dokter ke-2 gw prnh nyranin u insem, tp krn mau coba yg alami makanya pndh dr,rencananya pasca lbaran bsok gw n suami brtekad serius u/ program lg dan ngambil kputusan insem ke dr ke2 yg emang jago soal insem/bayi tbung.

Alhamdulillah gw nemu tulisan loe, seengganya ada sdikit pncerahan soal insem n tips2ny cukup oke + jelas. Doakan yaa smga ikhtiar yg kali ini bs berbuah manis,,,

Salamaniesdarianies

Anonymous said...

Mba Acen salam kenal ya…

Saya sangat tertarik dengan tulisan Mba.

Saya berencana ikut program inseminasi agar dapetin anak cowok krn itu penting buat kami di Bali yg system patrelineal, sebenarnya sys sdh ada 1 putri umur 2.5 th.

Sempet konsultasi dan dibilang harus siap dgn peluang anak kembar sementara Mba sendiri tidak,bagi infonya dong Mba meminimalisnya ( agar tdk kembar) karenan sesungguhnya sy tdk siap. Makasi
Kadek.

alynsa said...

Salam kenal mbak.. terimakasih aku sudah membaca tulisan mbak.. mohon do'anya, aku insyaAllah akhir April ini mau inseminasi mbak. setelah sempat ditunda, karena lapisan dinding rahimku terlalu tipis (1,35mm). setelah aku ikut terapi akupuntur, ketebalannya naik jadi 8,1mm. semoga waktu insem nanti sudah 12mm n bisa berhasil.. amin.. mbak, kalo boleh minta no hp atau alamat fb atau pin bb donk.. makasih mbak..

selvy said...

alynsa, ikut terapi akupuntur brp kali sampai dinding rahim tebal?trs blgnya mau terapi apa?soalnya kmrn itu sy mau isem diblg dinding rahim tipis jd disuruh tunda bln dpn br program insem lg. bisa email/ym aku selvy_2@yahoo.com
thanks yaa infonya.

Anonymous said...

saya hari ini baru selesai insem....kl di Manado biaya insemnya agak murah cuma 1.150.000/paket (1 paket = 2x insem).... Alhamdulillah semuanya berjalan lancar.. saya tdk merasa sakit sedikitpun... cuma sedikit geli krn ada benda aneh yg masuk.... saran saya ke tmn2 yg takut untuk insem sebaiknya gak usah pikir yg aneh2 dl, krn insem itu sndri prosesnya sangat cepat, hanya sekitar 30 menit....

pito' TriToN said...

Wah senengnya baca blog ini,,,, nsya Allah bsk sy insemination mb,,, doakan ya biar berhasil,,,,amieeeen

Anonymous said...

saya baru insem td siang.....skrng lg bedrest....coz perut agak nyeri.....doain ya berhasil....ayu(bali)

Anonymous said...

Aaamiin,smga yg bru insem berhasil.trmsk sy jg bru aja selesai di insem.tpi kok pas di insem rasanya mules gt ya?.(Lia)

jan elrica said...

Hai mba acen..
Blognya inspiring bgt.. thanks yaa! hehehe..
Anyway gw juga punya kasus sama kaya mba acen.. sblumnya gw prnh hamil 2x dan belom jodoh,keguguran dua"nya.. pas kguguran anak k2 itu pas taun lalu.. sampe 1stgh taun saya blom bs hamil krn hormon prolaktin yg tinggi.. mba acen jg sebelumnya pny masalah dg hormon prolaktin ya? gimana caranya ya mba biar hormon prolaktin bs turun? mba ada konsumsi obat apa ya kalo bole tau? Saya sempet d kasih cripsa dan carbellin sama dokter,tp tetep gak turun.. hormon prolaktin trnyata menghambat insem ya? pdhal saya bru mau menempun jalur insem krn uda putus asa dg hormon prolaktin yg ga turun"..
Tolong d bagi yah mba pengalamannya.. n thanks by the way :)

Caca said...

Mba,,bagus bgt cerita2nya...boleh tau dr. Med itu prakteknya di Tangerang dimananya ya? dr. Med apa ya mba lengkapnya? :)
Terima Kasih

devie said...

Pagi mb...selamat ya...sy baru 12 hr menjalani insem krn penasaran td sy coba TP...ahhh hslnya garis 1..wkt hbs insem perut sakitnya minta ampun..selama seminggu setelah itu ga skt lg tp dihari ke 11 pinggang sm punggung panas PD jg sakit..kl mb abis insem sakit ga??...wkt itu insem di mana??..tks ya mb...

Ife810 said...

Blognya inspiring banget.. Jadi pengen ikut sharing.. :) aku nikah hampirt 2 tahun, taun 2012 sempat hamil tapi blighted ovum.. Akhirnya usia kehamilan 12 minggu dikeluarin.. Dan setelah nunggu sekitar 1 taun aku blm hamil juga sementara umurku udah hampir kepala 4, akhirnya kita putusin nyoba insem dulu.. Baru aja tadi pagi aku diinsem tapi ada rangkaian suntik hormon dulu seminggu sebelumnya. Sayangnya aku baru baca blog ini hari ini jadi ga sempet ngecek pcos sama hormon, tp perkembangan telur dipantau terus sih.. Selama proses suntik hormon, aku ngerasa ada yg aneh rasanya di bawa perut.. Sampe hari ini menjelang insem itu makin sakiitt.. Kata dokternya wajar karna telurnya lagi mau pecah.. Proses insem ga sampe 15 menit dan abis itu saya disuruh istirahat sebentar dan boleh pulang..perut saya sampe skrg sih masih sakit melilit lilit.. Mudah2an itu memang hal yg wajar ya.. Skrg saya bedrest aja seminggu kebeneran saya sudah berhenti kerja dan ibu saya sangat overprotective.. Susternya sih blg aktivitas biasa aja asal jangan sering naek turun tangga.. Tapi ga ada salahnya kita bedrest ya.. Biaya yang saya keluarkan Kurang lebih 8 juta karna saya pakai suntik hormon.. Finally semua saya serahkan pada Allah.. Kita sudah berusaha tinggal Allah yg menentukan.. Kalo memang rezeki dan sudah dipercaya pasti ga akan kemana yaa.. Cheeerss ibu ibu.. :)

Yosep Tandi ST said...

Dimana inseminasi di manado

Yosep Tandi ST said...
This comment has been removed by the author.