Saturday, November 07, 2009

Tips Sukses Inseminasi

Aloooowww para member klub KongBuCen... alias Kongkow-kongkow Bumil Acen, wakakakaka! Apa kabarnya kalian semua? Semoga baik2, sehat2, hepi2 yaaaa!

Kali ini gw mo bagi2 tips supaya sukses inseminasi aaah ;)

Sebelumnya, mungkin masih ada yang awam... Apa sih inseminasi ituuu?

Inseminasi adalah salah satu teknik untuk membantu proses reproduksi dengan cara menyemprotkan sperma ke dalam rahim menggunakan kateter atau jarum suntik dengan tujuan membantu sperma menuju letak indung telur sehingga terjadi pembuahan.

Berbeda dengan bayi tabung, proses pembuahan pada teknik inseminasi terjadi di dalam rahim. Biasanya teknik ini ditujukan untuk membantu problem infertilitas seperti jumlah sperma yang sedikit atau bentuk rahim yang susah dijangkau oleh sperma dalam perjalanannya menuju telur.

Sebenernya inseminasi hanya meningkatkan keberhasilan sebesar 10-20%. Dan gak semua dokter secara serta merta menganjurkan pasiennya untuk insem, apalagi klo meritnya baru dan seemed everything to be normal. Hampir kemungkinan besar dokter akan menyarankan cara alami dulu.

So, keputusan insem sebaiknya jangan terburu2. Harus dikenali dulu dengan pasti apa yang menjadi penyebab infertilitas, baru ditentukan apakah solusinya insem atau bisa juga dg cara lain.

Ketika opsi terbaik akhirnya menunjuk pada insem, juga harus dilakukan persiapan yang amat sangat matang. Mengingat tingkat keberhasilannya yang cuma kecil, jangan sampai dilakukan gegabah yang nantinya malah jadi sia2.

Berdasarkan pengalaman gw yang uda 2 kali insem, dimana yang pertama kali gatot, maka untuk yang kedua gw bener-beneeeeeeeeeeer ati2, gak mo gegabah asal insem aja, tanpa tau pra-syarat yang harus dipenuhi sebelum melakukan insem plus harus apa aja setelah insem.

Lho insem pake syarat? Iya! Gak semua masalah infertilitas bisa diselesaikan dengan insem, karena untuk melakukan insem harus "lulus" kondisi2 berikut:

1. Semua hormon normal
Supaya berhasil pembuahan berarti harus ada telur yang matang. Oleh karena itu, untuk mencapai "goal" kematangan telur, harus dicek apakah semua hormon normal. Kalau diantara kalian punya masalah seperti PCO atau haid yang gak teratur, sebaiknya masalah itu dibereskan dulu. Karena tanpa telur matang, maka mustahil terjadi pembuahan.

Dari yang gw baca2, kasus PCO, dimana telur jumlah banyak tapi kecil2 dan gak bisa mateng, bisa diatasi dg cara alami (diluar obat2 dari dokter). Ada yang berhasil setelah mengkonsumsi nutrient Salmon Omega 3 dari Amway, dikombinasi dengan madu royal jelly. Dikonsumsi sampai ketauan hamil harus berhenti, soale klo diterusin malah bikin keguguran. Setelah konsumsi itu, katanya siiih pada lancar haidnya, yang menandakan telurnya mateng tuh (klo telur gak mateng, bisa gak dateng haid berbulan2). Trus ada juga yang berhasil setelah diet dan menurunkan bbrp kg, karena biasanya PCO disebabkan oleh kadar gula tinggi dalam darah (seperti diabetes). Well, namanya usaha ya... gw sih cuma menyampaikan aja disini. Klo mo tau lebih dalem, bisa tuh di-explore di forum2 WK :)

O iya, selain hormon yang berpengaruh dengan kematangan telur, harus dicek dulu apakah ada hormon lain yang tidak seimbang. Contohnya pada kasus gw, waktu insem pertama gagal karena ternyata prolaktin gw tinggi. Padahal telur gw matang, haid gw normal, tapi tetep gak terjadi pembuahan karena prolaktin gw tinggi.

Jika diantara kalian berencana insem dan dokter tidak menganjurkan periksa hormon, ada baiknya kalian menanyakan hal ini. Kadang dokter hanya melihat ada telur mateng, haid lancar, dikira semua normal... gak tau ada yg lain2... well, dokter juga manusia, bisa aja dia missed something :)

2. Antibodi normal
Gw gak tau deh apakah ini beneran berpengaruh pada proses pembuahan. Tapi beberapa kasus yang ditangani oleh dokter lain menyatakan bahwa jika antibodi seorang wanita sangat tinggi, maka ada kecenderungan antibodi tsb "mematikan" sperma yang masuk ke dalam rahim. Klo pun terjadi pembuahan, maka antibodi akan menganggap embryo hasil pembuahan tadi sebagai "benda asing", sehingga dia akan "membersihkan" ini juga.

Sebaliknya, ada juga dokter yang gak percaya sama soal antibodi ini. Yah, gw sih orang awam ya... tapi seandainya terjadi sama gw, gw akan menuruti anjuran dokter melakukan terapi untuk menurunkan kadarnya.

O iya, ada juga salah satu pengalaman pernah gw baca di forum kasus antibodi ini. Ada yang berhasil hamil karena waktu ML dilakukan ketika istrinya sakit. Logikanya, pada saat itu antibodi pasti sedang lemah, sehingga sperma "lolos" dari serangan, hehehe.

3. Tidak ada sumbatan
Karena insem sebenernya cara yang agak alami, dimana teknik ini hanya membantu sperma mencapai indung telur, sisanya berjalan selayaknya pembuahan alami. Berarti tidak boleh ada "gangguan" sepanjang perjalan si sperma. Yang paling menghambat biasanya adalah saluran tuba falopii yang tersumbat. Gimana sperma mo sampe telur klo jalannya "ketutup"?

Untuk itu, biasanya dokter menganjurkan pengecekan sumbatan sebelum dilakukan insem. Caranya dengan HSG. HSG adalah proses penyemprotan cairan rontgen ke dalam rahim dengan tujuan mengecek sumbatan. Setelah disemprot, rahim kita akan difoto seperti foto rontgen. Dan dari foto itu akan terlihat aliran cairan. Jika ada sumbatan, maka cairan akan keluar melalui vagina, karena tidak bisa melewati saluran tuba. Sebaliknya jika tidak keluar, maka tidak terjadi sumbatan.

Bagaimana jika salurannya "mampet"? Salah satu solusi adalah dilakukan Hydrotubasi atau peniupan. Tapi ini juga harus diliat kasusnya. Klo mampet karena ada pelengketan, biasanya dokter menganjurkan operasi LO untuk membereskan ini. Bisa juga karena ada infeksi, dokter akan menganjurkan terapi diathermi, yaitu pemanasan dengan tujuan untuk menyembuhkan infeksi.

Klo dokter gak menganjurkan pemeriksaan sumbatan, sebaiknya kita inisiatif menanyakan hal ini dan dengar penjelasan dokter lebih lanjut. Tiap kasus akan berbeda2 penanganannya. Yang penting kita harus tau apa yang menjadi masalah sehingga tindakannya tidak salah alamat dan proses insem tidak menjadi sia2.

4. Sperma berkualitas
Inseminasi merupakan salah satu solusi infertilitas dengan kasus jumlah sperma kurang dari normal (normal diatas 20juta), karena membantu sperma yang sedikit ini menuju telur. Tapi bukan berarti tidak perlu melakukan terapi meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.

Syarat insem tetep harus jumlah sperma berkualitas normal. Karena dikhawatirkan jika tidak berkualitas, walaupun berhasil hamil, nantinya akan terjadi keguguran karena Blighted Ovum (janin tidak berkembang karena sel telur/sperma tidak berkualitas).

Untuk itu, sebelum insem, lakukan pengecekan sperma suami. Jika belum bagus, perbaiki dulu hingga jumlahnya memadai. Klo dasarnya uda bagus, sebaiknya sebulan sebelum insem minta vitamin sama dokter untuk lebih meningkatkan lagi kualitasnya.

Masalah dengan sperma ini juga macem2. Ada yang karena adanya semacam "varises" di dalam "pabrik sperma", sehingga produksinya sedikit. Klo gak salah namanya varikokel deh. Untuk kasus ini dokter akan merujuk ke dokter androlog untuk dilakukan operasi.

Ada juga kasusnya bentuk yang tidak normal, atau gerakan kurang gesit, atau malah jumlahnya nol sama sekali. Bisa macem2... kebetulan Mas Adi tidak mengalami semua masalah ini, jadi gw kurang explore, hehehehe. Cuma bagi yang suaminya bermasalah, jangan langsung putus asa. Gw ada baca banyak banget cara yang bisa mengembalikan kesuburannya. Mulai dari banyak2 makan semangka, madu royal jelly, toge, dsb-dll.

Mungkin buat pencegahan, beberapa tips untuk menjaga kualitas dan jumlah sperma berikut bisa dipraktekkan:
- jangan suka berendem air panas/steam/sauna, karena bisa mematikan sperma
- jangan sering memangku laptop di atas paha/deket2 selangkangan, karena panasnya bisa menurunkan produksi sperma
- jangan pakai celana jeans yang ketat. klo perlu, pada saat tidur gak usah pake CD. pake celana pendek aja. yaaah, ibarat cewek... klo mo tidur kan juga lepas bra biar payudara bisa bernapas... nah begitu pula halnya buat cowok, perlu napas juga, huehehehe!
- kurangi, bahkan hentikan kebiasaan merokok. ini bener2 mempengaruhi jumlah dan kualitas sperma. klo mo punya anak yang cerdas, baik bapak-ibunya jangan ngerokok deh!
- jangan minum minuman beralkohol
- jaga pola makan dan hidup sehat (termasuk diantaranya OLAHRAGA)

5. Istirahat cukup dan hindari stress
Salah satu kegagalan pertama gw pada saat insem pertama adalah, gw kurang istirahat dan juga stress. Seharusnya untuk lebih meningkatkan keberhasilan, setelah proses insem langsung istirahat. Jangan pecicilan jalan2 ke mall or hangout kongkow2, huehehehehe. Klo bisa malah bed rest selama seminggu.

Usahakan juga jangan stress. Abis insem pasti mikirnya berhasil atau gak yaaa? Wajar siiiih. Tapi makin dipikirin malah makin stress... nti malah gak jadi. Yah diikhlaskan aja, apapun yang telah terjadi, anggap itu uda jalan dari Tuhan. Yang penting uda melakukan yang terbaik. Dengan cara lebih legowo seperti itu, rasanya malah santai, gak ada beban. Tau2 uda lewat seminggu... tau2 uda lewat dari masa mens... tau2 pas di-testpack... eh positip... Alhamdulileeeee ^^v

Maka dari itu, insem kudu persiapan yang beneeeeeeeeeeeeer-bener mateng. Klo bisa sih ambil cuti lah selama seminggu. Jangan ada beban apapun, terutama kerjaan. Semua syarat harus dipenuhi, mental dan dana harus ready termasuk ready klo gagal.

Klo salah satu syarat tidak dipenuhi, lebih baik ditunda sampai semuanya bener2 mantep. Karena biasanya kegagalan insem lebih kepada jatuhnya mental sih. Secara otomatis kita akan jadi bertanya2, kenapa gagal? Apa yang salah pada diri gw sampe utk insem aja gagal. Padahal klo dirunut ke belakang banyak faktor2 yang tidak terpenuhi. Yang baru gw ungkap itu hanya beberapa point berdasarkan pengalaman gw. Akan lebih banyak lagi faktor yang tidak terungkap. Karena... inget juga... semua kembali pada kehendak Yang Di Atas... itu faktor utama. Manusia berusaha, Dia yang menentukan.

Jadiii, buat yang mau insem, atau baru insem, atau uda insem tapi belum berhasil... yang penting adalah semangat kalian untuk terus mencoba tanpa pernah putus asa. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, cemas bertanya2 kenapa... sudah lah... semua itu tidak akan ada gunanya, malah menambah beban.

Gagal kali ini... coba lagi. Mungkin belum rejeki... atau mungkin solusinya bukan insem... who knows? Pokoke gali terus sampai dapet! :)

Gud luck ya para KongBuCen ;)

Week 10

Hari ini jadwal gw "nengok" dede yang ada di dalem perut. Tapi sebelum itu, pagi2nya malah gw dapet kabar buruk. Sepupu gw, yang meritnya gak beda jauh dg gw (dia lebih dulu 6 bulan) dan hamilnya barengan (dia 2 minggu lebih tua)... kemaren... keluar flek-flek... trus malemnya keguguran... dan pagi tadi dikuret. Gw tau kabar menyedihkan itu dari nyak-babe yang ngabarin lewat SMS.

Deg!... kira2 gitu lah perasaan gw. Nyokap sepupu gw itu deket banget sama nyak gw sejak mereka bayi, ngelebihin sodara kandung sendiri. Jadi waktu tau gw dan sepupu hamil barengan, nyak dan si tante girangnya bukan alang-kepalang. Sekaligus takjub, kok bisa anak2 mereka dapet jodoh barengan, hamil juga barengan. Mereka pada heboh sendiri ngebayangin bakalan jadi calon nenek barengan pulak! Eh ternyata nasib berkata lain... :(

Mana malem sebelumnya, gw tuh baru aja baca2 artikel soal keguguran, untuk lebih berjaga2... kok malah paginya dapet kabar itu... Gw selain sedih banget, juga merasa sangat cemas. Secara sepupu gw itu kira2 uda 3 bulan lah usia kehamilannya. Harusnya bentar lagi lewat masa aman donk ya? Sedangkan gw baru 2.5 bulan. Mana waktu cek kehamilan sebulan lalu, dokter rada2 susah nyariin titik dede, sampe gw beli testpack lagi utk mastiin diri sendiri bahwa gw beneran hamil. Trus gw juga gak ngalamin gejala hamil seperti muntah2 ato mabok. Gw hamilnya nyantai beneeeeeeeer, makan enak tidur enak... Gw beneran jadi cemas, gw nih hamil kagak sih... Klo pun iya, apakah dede fine2 aja di dalem? :((

Biar gak makin cemas, dan emang uda saatnya, gw periksa ke dokter... Pas di-USG... ih dede masiy aja gak bisa langsung diliat. Dokter kudu muter2 dulu alat USG-nya, sambil matanya micing2... COBA DEH YAAAA, bikin parno ajaaaaaah!!!!

Ayo donk deeeek, jangan maen petak umpet sekarang... gak lucu aaaah!!!

Untunglah setelah sekian detik, dokter bilang,"Tuh keliatan detak jantungnya..."

Lalu muncullah sebuah bentuk mungil yang bukan lagi sebuah titik...

"Ini jantung... ini kepala... kepalanya 1cm... agak kecil ya... kamu makannya gimana hayoooo?"

Mas Adi langsung mendelik ke arah gw.... sedangkan gw cuma bisa nyengir...

"Errr... errrr" *gw gak pantang sama sekali siiih :D

"Makan dijaga yaaa, biar gak menghambat janin"

"Tapi normal gak tuh dok?", tanya Mas Adi yang masih tetap mendelik ke arah gw... atuuut :((

"Normal kok, tenang aja. Harusnya sih 1.4cm. Tapi gak pa-pa. Dijaga ya makanannya"

"Bener dok, gak bahaya? Soalnya sepupunya baru keguguran... bla-bla-bla", Mas Adi cerita ke dokter soal sepupu gw itu.

"Gaaaak... gak pa-pa kok ini. Cuma makan dijaga. Jangan banyak lemak2. Nanti jatuhnya ke ibunya, anaknya mah kecil aja", terang dokter panjang lebar sambil ngomentarin juga berat gw yang naek 3kg dari sejak timbangan terakhir bulan lalu :p

Ugh! Dalem ati gw nyeseeeeel banget gak jaga makan selama ini. Abiiiiiiiiiiissss... susaaaah... Dengan napsu makan yang menggila, tapi banyak pantang... sedangkan yang boleh dimakan uda boseeeeeeeeeeeeen. Gimana cobaaaa?

Maap ya, deeeek... mama nakal niiih. Besok2 dijaga deh beneran makannya. O iya kata dokter, gw uda boleh minum susu kedelai, tapi gak boleh pake gula, dan seminggu cuma boleh 1-2x. Selain itu, gw juga dikasih obat penguat rahim 2x sehari, obat pembentukan otak dan hati 1x, vitamin & asam folat 1x.

Melihat begitu banyak vitamin yang harus gw minum, gw agak binun juga. Soale kata temen2 gw yang lain, istrinya gak pernah dikasih obat sebanyak itu. Dan waktu gw tanya dokter, jawabnya...

"Biar anaknya nanti pinter, uda gede jadi dokter"

Huehehehe... oke deh dok, saya mah ngikut ajah. Yang penting dede sehat :)

Ada keluhan soal keputihan. Tips dari dokter sama seperti dulu, yaitu rendem pake rebusan aer daun sirih :)

Dan... inilah rupa si dede dalem rahim :)

Rasanya ajaib banget melihat sebuah kehidupan dalam rahim... Begitu pula halnya Mas Adi, tanpa henti dia memandang foto USG ini... Feel comfortable di dalem ya, deeek. Mama akan selalu menjagamu sebaik mungkin :)

Thursday, November 05, 2009

Ngidam

Nulis blog ah...

Liat tipi acaranya kasus KPK vs Kapolri mulu... Ginilah di apartemen belum ada tipi kabel, jadi terpaksa nonton tipi lokal yang acaranya dibanjiri dg gosip, reality show, sinetron... beuh... paling mending nonton berita...

Kudunya sih gw review MOM nih. Tapi pala uda buntu, dari tadi review satu paragrap kagak kelar2, wakakakaka! Yo weis gw ngeblog aje :p

Sebenernya ngeblog juga gak ada crita yang menarik. Ngomongin soal kerjaan, saat ini lagi project, tiap ariiiiiiiiiii miting... ampun deh prasaan sampe mo muntah denger kata2 "miting", huehehehe.

Ngomongin apartemen... belum banyak kemajuan, masih dikerjain di workshop. Baru minggu depan diboyong n dirakit di apartemen. Jadi yah, sampe dg sekarang gw masih tidur di atas kasur hanya beralas tikar tanpa ranjang. O iya, tips buat yang lagi mo furnish apartemen, pilih2 item yang bisa dibeli di luar, mending beli di luar. Kecuali yg emang bener2 kudu di-design and dikerjain sama vendor, ya mau gak mau beli sama dia. Contohnya nih, sofa bed. Harga dari vendor 6.5jt. Gw cari di luar, dg bahan dari kulit, tambah dakron, luas 1.8x2m... cuma 3jt. Jauh kan bedanya? Trus beli kulkas merk H*TA*CHI yang ada dispensernya. Sama vendor dikasih harga 4jt. Beli sendiri sama distributor langsung (cari2 di internet), dapet 3jt. Lain2, seperti kasur, meja makan, gw juga cari di luar. Ditotal2, bisa hemat buanyak buanget!!

Ngomongin soal dede kali yaaa? Hihihi... Dede umurnya skg uda mo 10weeks. Sabtu besok jadwal jenguk dede ke dokter. Jadi sebelum ktemu dokter gw gak bisa crita banyak soale blum tau ada perkembangan apa dibanding dg kunjungan terakhir. Orang2 uda pada mulai gambling, si dede ini cowok ato cewek. Trus gw juga ditanya, maunya anak cowok ato cewek? Klo gw siiiiy, jujur gak punya preference ke mana pun. Gw terlalu excited dg kehamilan ini, dan rasanya amat sangat bersyukur, hingga apa pun jenis kelamin dede, akan gw terima dg kebahagiaan luar biasa. Yang penting dede lahir sehat! :)

Keluhan yg gw alami... masih sama lah seperti kemaren2... cuma mual klo telat makan. Tapi mualnya parah deh, sampe mabok kaya orang masuk angin gitu. Cuma bisa ilang klo dijejelin sesuatu. Dan sesuatunya gak bisa yang ringan2 doank. Kudu yg rada padet, minimal roti lah gitu, wkwkwkwkw.

Akhir2 ini gw bisa kepengen sesuatu yang gak jelas ujung pangkalnya. Biasanya karena denger orang makan apaaa, eh kepikiraaaan terus... Kaya dengerin temen gw makan Es Goyobot yang dari Bandung (ini boro2 gw tau bentuknya, dengernya aja baru pertama kali)... gw jadi keinget mulu... trus malah jadi pengen... sampe nyari2, untung gak sengaja nemu. Dan pas berhasil nyicip, bahagia banget rasanya, hahahaha!

Pernah juga gw tiba2 pengen makan burger BigMac. Uda ampir 2 taon kali gw gak makan burger karena diet. Entah kenapa kok gw bisa kepingin. Berhubung yg terdekat adalah MC D yang di Sarinah, tapi sayangnya uda ditutup, jadi gw minta beliin merk apa aja dah, yg penting sekelas BigMac. Akhirnya gw dibeliin Burger King, yang gak tau dah itu tipenya apa, yg jelas 2 lapis tebel yang sampe ngap makannya, wakakakaka!

Pingin udon, sampe dibela2in Mas Adi nembus kemacetan jalan Margonda Depok, abis klo gak gw uda manyun aja, wakakakaka!

Pingin spaghetti, untung tetanggaan sama Grand Indonesia, jadi dg baju rumahan langsung mampir cari2 si mie Italy itu, hihihi...

Pingin martabak... nih barusan aja gw bangunin Mas Adi yg uda nyenyek tidur utk cari martabak keju. Mwakakakaka!

Klo dipikir2 anak gw gaya bener ya maunya... lintas negara, euy... Bandung, Amrik, Jepun, Italy, India... kumplit... hihihihi!

Itu ngidam bukan ya? Secara yang gw denger, klo orang ngidam kan biasanya pengen doank tapi begitu ada, cuma icip2 trus dicuekin deh makanannya. Klo gw? Ih, boro2... gw mah... RAKUS! Semua gw sikat sampe abis, mwakakakakaka! Makanya skg gw jadi chubby dah. Uda gak ada kemeja2 gw yang muat. Wiken lalu gw ke mall, liat baju2 kerja begitu trendy... gw sampe siriiiiiiiiiikkkkkkkkkkkkkkk... pengen banget beli (ampir nyomot 1, abis takut nanti2 gak ada lagi tuh yg model begitu, wakakakaka!)... Tapi trus gw tahan2 deh... beralih ke baju2 gombrong... yang klo dulu maaah, boro2 gw lirik :))

Berapa kg yah berat gw sekarang? Hihihi, gak brani nimbang ah. Kan Sabtu besok ke dokter juga ditimbang. Padahal dokter uda wanti2 sebulan cuma boleh naek sekilo. Tapi melihat perkembangan celana terakhir... Mwakakakakakakakakakak! Siap2 diomelin dokter dah, hihihihi :D

Tau ah... bis daripada dede ngiler... ya gak, deeeek??? :p :p

"Tante, baru 2.5 bulan kok perutnya uda gendut yaaa? Itu gendut dede apa tante kebanyakan makan siiy?", tanya Tarindut sambil elus2 perut gw...

Nyengir aja dah tante yaaaaaa.... ^^v

Monday, November 02, 2009

Ngintip Iting Belajar

Hari Sabtu kemaren, rombongan Mbak Lina dateng ke rumah. Gak ketinggalan tentunya ada si ndut Tarin (Tarindut) dan si keriting Indri (Iting). Wah, pokoke klo ada mereka pasti ruameeee deh. Yang biasanya rumah Pesona cuma dihuni kami berdua dan klo malem sampe kedengeran suara jangkrik... begitu mereka dateng... hoahahahahaha, serasa huru-hara setempat, wkwkwkwkw!

Tapi mereka sekarang uda pada gede-gedeeeeeeeeee lhoooooooo! Beda banget waktu pertama kali gw ktemu di taon... hmmm... 2006 ya? Tayindut dengan muka polosnya menatap gw dari ujung rambut sampai ujung kaki. Mungkin yang ada dalam pikirannya adalah, "sapa nih cewek baru yang dibawa2 omku ke rumah?", hihihi... Sedangkan Iting, widiiih... begitu liat ada tamu dateng, dia langsuuung lelumpatan jingkrak2 heboh. Waktu itu si Iting blum bisa ngomong, jadi dia cuma a-u-a-u gak jelas dg matanya yang bulat berbinar2... Ih, gemeeeszzz!

Setelah hampir 4 taon berlalu, sekarang mereka bener2 keliatan beda lho!

Tarindut, sekarang uda gak ndut bulet lagi. Itu berkat usaha keras emaknya, Mbak Lina, yang menerapkan diet super ketat dan disiplin. Jadi sejak acara kawinan Mas Ari di Surabaya bulan July 2009 lalu, itu adalah saat2 terakhir Tarindut menikmati masa2 kemerdekaan dalam hal makanan. Setelah itu? Hueheheheheehehehehe, kudu ikutin aturan mamanya. Gak ada gorengan, kurangin karbohidrat, lauk2 gak boleh berlemak, perbanyak sayur dan buah2an :p

Berkat usaha kerasnya itu, skg dia uda turun 6kg. Selain diet makan, dia juga ikut banyak kegiatan mulai dari les2 sampe latian tae-kwon-do. Dibarengi dengan tinggi badan yang melaju pesat (sekarang uda sepelipis gw lho!), penampilan Tarindut sekarang uda kaya' cewek ABG dah. Hihihihi. Klo dulu mamanya pusyiiiiiiiing nyariin baju buatnya (ukuran kudu dewasa dan XL, huehehehe), kemaren gw liat dia uda pake kaos ketat anak ABG. Body-nya sekel-montok-bongsor... Klo dia turunin lagi 10kg, nama Tarindut uda sepantasnya dilepas dan hanya akan jadi kenangan manis di masa kecil. Manis, cantik... Cakep deh ;)... Bakalan repot emak-bapaknya jagain nanti, huehehehe!

Sedangkan Iting? Rambutnya masih kriting kruwel2 panjang dan lebat. Sekarang uda masuk kelas 1 SD. Uda bisa ngomong (telat ngomong keturunan bapaknya). Badannya juga bongsor utk ukuran anak kelas 1 SD seusianya. Banyak hal berubah pada anak itu, tapi 1 hal masih sama... matanya yang bulat-polos... bikin ati lumer setiap ngeliatnya, hihihihi.

Ceritanya waktu mereka maen minggu kemaren, Senin ini mereka berdua bakalan ada ulangan. Klo Tarindut uda bisa belajar sendiri. Sedangkan Iting masih harus dibimbing sama emaknya. Ulangannya adalah pelajaran agama. Biar nilai ulangannya bagus, sepanjang waktu Mbak Lina gak lupa menyisipkan pelajaran2 di pikiran si Iting.

Sambil makan di Hanamasa...

"Iting, hari pertama Tuhan menciptakan?"

*Iting sambil lempar2 balon* "Telang (terang, masiy cadel doi, hihihi)..."

"Tuhan istirahat pada hari ke berapa?"

"Tujuh..." *kali ini Iting sambil mangap buah2an*

Kelar makan, jalan2 di mall...

"Iting, Tuhan menciptakan manusia seperti?"

*Iting mikir... menatap lama mamanya... kayanya dia lupa, hihihi*

"Seperti gambar...?"

*masiy mikir... gambar apa yaaa?*

"Gambar Allah sendiri" *mamanya jelasin*

*Iting manggut2, hihihihi... lucu banget deh ekspresinya*

Sepanjaaaaaaang ngiter2 di mall itu, si anak lelarian sana-sini, mamanya bawa2 buku pelajaran sambil sesekali nanyain Tuhan nyiptain apa di hari keberapa... Kadang pertanyaan itu dijawab dg benar, tapi seringnya mamanya dicuekin... Hoahahaha, pemandangan yang lucu :p :p

Setelah puas jalan2, kami semua pulang. Sepanjang jalan pulang, di mobil Mbak Lina masiiiy aja nanyain...

"Iting, coba sebutkan apa aja ciptaan Tuhan itu?"

Tau gak apa jawaban si Iting?

"Maaaa, dieeeemmm... akuuuw capeeeek tauuuuuwww..."

Hoahahahaha! Pada ngakak deh semua denger jawaban polos si Iting. Lagian nih Mbak Lina iseng, anak uda kiyep2 kecapekan masih aja ditanyain pelajaran.

Sampe di rumah, uda pada mandi, trus nonton tipi, maen Facebook... setelah capek, pada mo bobok... Sekilas gw denger di balik pintu Mbak Lina memulai lagi "aksinya"

"Ting, hari keenam Tuhan menciptakan apaaa?"

"Maaa, akuw mo bobooook"

Hahahahaha... beneran deh Mbak Lina, gak ada ampuuuun, anak uda mo ngimpi masiiih ditanyain ajah :))

Besok paginya, acara belajar tidak berhenti begitu aja. Kali ini Mbak Lina bersikap lebih tegas lagi. Karena ulangan hari Senin, pulang ke Subang uda pasti sore, uda capek, gak mungkin sempet belajar. Jadi satu2nya kesempatan belajar ya pas di rumah tantenya. Hayo dimulai!

Langkah pertama, si Iting disuruh nulis soal yang ada di buku sekaligus jawabannya. Gw ikutan nongkrongin. Ih lucu deh liat tulisan2 tangannya. Dia masih suka salah2 antara huruf "d" dan "b"... masih mikir beberapa detik utk nulis huruf "y" (kadang2 ditulis "w", wkwkwkwkwkw)... butuh diingetin beberapa kali untuk ejaan "ng"... mamanya sampe geregetan, wakakakakakakaka! Emang kudu sabar ya ngajarin anak kecil :p

Soal sih cuma ada 7 biji, tapi pada soal ke-5, kayanya si Iting uda mulai "ngap". Bosen kali dia yaaaa... Keluar deh ngambeknya. Salah nulis dikit, dia gak mo lanjutin. Akhirnya dibujuk2 sama tantenya... Hayooo, nih ada cucu Ultra, klo mau lanjutin yg 2 soal lagi, hadiahnya boleh minum cucu Ultra. Lupa deh sama aksi "mogok"-nya, langsung matanya berbinar2 menatap cucu Ultra dingin di tangan tantenya... MWakakakakaka!

Perlahan tapi pasti (nulis 1 kata = 5 sedot cucu Ultra), akhirnyaaaa selesai juga tuh soal 7 biji ditulis dengan jawaban yang benar. Huaaaa, senaaang!

Dia mo langsung turun dari kursi... Tapi tau gaaaak, mamanya bilang...

"Eeeeeh, nanti duluuuu... sekarang pertanyaan dikte. Kamu tulis jawabannya aja di kertas ya?!"

Huaaaa, Iting mukanya cemberut ampir mo nangiiiis. Tapi roman emaknya lebih galak lagi, jadi takut deh dia... Asli lucu banget liat adegan itu, semua sampe ngakak! Hahahahahahaha!

Jadilah sesi berikut adalah tanya-jawab, yang jawabannya langsung ditulis di kertas. Kata emaknya, klo gak gitu, nti dia lupa gimana cara nulisnya. Pokoke kudu berulang2 biar nilainya 100. Mwaaaakakakakakakakaka!

Setelah berjuang dengan soal 10, Iting mulai bener2 bosaaaan! Tapi mama bilang 15 soal. Kurang 5 lagi. Di soal ke-13, saat emaknya ngasih pertanyaan... dg santainya dia turun dari kursi loh... Mbak Lina cuma bisa melongo. Biarin ah mama ngoceh sendiri, lagian cucu Ultra-nya juga uda abis kok... Mwakakakakakakakakaka!

Itiiing-itiiing... ih lucu banget!!!

Nih dia potonya


Tarindut Tantendut (tantenya juga masiy ndut, wkwkwkw) n Iting taon 2007 (background Mama Lina lagi baca majalah sambil nyengir2, hihihi)... saat itu tinggi Tarindut masih di bawah dagu gw lho!

Iting taon 2007. Liat tuh matanya yang bulet polos. Ih, gemes yah!

Iting mulai manyun, dibujuk cucu Ultra

Ngasoo dulu aaah, nulis 1 kata = 5 sedotan cucu Ultra :p:p

Friday, October 30, 2009

Sopir Taxi Sinting !?@#$^%

Sore tadi gw ada kerjaan POC (Prove of Concept, semacem demo utk nunjukin bahwa solution yang dibawa bener2 reliable and meet client's requirements) di daerah Mega Kuningan. Ampun deh, ini POC ke-4, lhooo! Biasa kan POC cukup sekali, dua kali uda luar biasa... ini 4x... pertama sama IT, kedua GM, ketiga GM-nya minta ulang... tadi ada VP n GM... gubrag dah!

Itu pun masih diminta POC ke-5! MAAMAAAAA... Bener2 dikerjain neeeeh... Klo bukan karena VP-nya langsung yang minta, mungkin uda ditolak. Tapi berhubung, karena, sebab sepertinya si VP keliatan berminat, jadi yaaah... para petinggi kantor gw cuma bisa manggut2 ajaaa... Lagian nih para petinggi kan gak nyiapin apa2. Yang pontang-panting ya kuli macem gw ini :((


Beneran deh, pusing gw nyiapin POC ini. Soale salah satu project gw di tempat lain uda mulai, sebagai PM harusnya gw uda fokus di sana. Mana client yang satu itu banyak permintaan (mana ada sih client yang gak minta apa2, wkwkwkw)... Trus masih juga ngurusin never-ending-POC macem begeneeeee. Grrr!

Uda ah, kok gw ngedumel2 soal kerjaan seh? Perasaan tadi mo crita yang lain, hihihihi.

Jadi tadi tuh POC mulai jam 5. Kelar2 ampir jam 7. Trus balik nebeng boss, sampe kantor jam 8. Nyunyu uda gw suruh balik langsung ke apartemen aja. Biar dia beberes dulu, toh dari kantor-apartemen naek taxi paling cuma 10 menit. Santai laaah.

Sampe di kantor, mayan lama nunggu taxi kosong lewat. Kira2 10 menit kemudian, eh ada yang biru2 dg lampu nyala... gw stop... kayanya taxi burung biru nih...

Begitu dideketin... ih kayanya bukan burung biru deh... Soale taxinya kaya agak kurang terawat, trus pas masuk... bau rokok... Hmmm, sejenak sempet ragu2... tapi karena uda malem, lagian jarak pendek doank, cuek lah!

"Thamrin Residence, bang!"

"Lewat mana, dek?"

"Lewat Thamrin aja... soale tadi saya liat arah Tanah Abang macet"

"Thamrin Residence dimana ya?"

"Belakang Grand Indonesia"

Meluncur lah taxi ke arah Thamrin. Tanpa disangka, begitu mo belok ke Jalan Thamrin, macetnya aujubile (gile ye, Jakarta uda 3 hari ini macet keliwatan). Abangnya tiba2 langsung ngoceh tuh... Bukan itu aja, dia langsung banting stir, yang tadinya harus ke kanan, dia lurus. Katanya mo muter di depan aja. Gw diem... gw pikir emang sih klo ke kanan macet.

Sepanjang jalan dia uda mulai komplen2 soal kemacetan Jakarta, yang katanya selama 3 hari ini parah banget. Sambil ngoceh, bawa mobilnya juga sradak-sruduk. Mobil depan diklaksonin mulu karena menurutnya lelet (perasaan mah dia aja yang gak sabaran). Baru jalan beberapa meter, uda ketemu macet lagi karena lampu merah. Di situ dia mulai komplen2 lagi. Merasa "gerah" dengan omelannya, gw bilang...

"Pak, daripada Bapak kena macet, mungkin saya turun di sini aja lanjut busway... Bapak bisa muter" (saat itu gw yakin banget bakalan diturunin sama dia, jadi daripada gw diturunin duluan, mending gw menurunkan diri gw sendiri, huehehehe)

Eh gak disangka, dia jawabnya gini...

"Gak pa-pa, dek... ini uda resiko pekerjaan, dimana2 macet. Klo dipikir jaraknya deket, tapi gak sampe2. Adek rugi bayarnya, saya rugi waktu... Tapi akan saya anter adek sampe tujuan"

Masih waras ternyata, wkwkwkwkw.

Di tengah obrolan itu, dia agak ragu2 mo ambil jalan mana... mo lurus lewat Sabang, atau kanan lewat Thamrin, atau kiri lewat Jalan Jaksa? Klo gw sih, secara logika, mending gw ke kanan lewat Thamrin. Lewat Sabang atau Jalan Jaksa sama aja bunuh diri, soale disana banyak orang ngetem cari makan, apalagi Jumat malem begini.

Sesaat dia setuju sama analisa gw... Tapi tau gak... begitu dia liat ke kanan macet (padahal macet dikit karena lampu merah doank), dia langsung berubah pikiran... dia liat jalan Sabang agak lengang, dia langsung banting setir (tadinya ke kanan, jadi lurus)... Nyaris nabrak motor!

Gw rada shock tuh... soale dia berubah pikiran cepet banget, trus pake ngerem mendadak dan manuver banting setirnya itu bener2 di luar dugaan!!

Karena gak berani komplen, gw diem aja. Sebenernya gw pengeeeeeeeeen banget turun saat itu juga. Tapi gw liat jalanan moaceeeeeeeet, yang gak mungkin gw cari taxi laen. Naek busway kudu jalan mayan jauh, naek jembatan, bawa2 laptop pulak, belum klo antri. Mo minta jemput Nyunyu, artinya gw harus nunggu lebih lama, yang malah bikin tambah capek. Gak ada pilihan yang lebih baik... gw ikutin aja deh maunya si sopir. Tabah aja deh :(

Setelah lurus jalan Sabang... uda ampiiir sampe perempatan lampu merah, eh macet. Seperti dugaan gw sih, pasti rame di daerah Sarinah. Tapi kan uda bentar lagi, sabar aja juga lama2 lewat.

Itu sih pikiran gw...

Pikiran si abang sopir gelo?

Tanpa ba-bi-bu... dia langsung loh... MUTER BALIK!

Dengan keadaan super macet, dia potong tuh jalur orang, trus dia gebrak2 bajaj yang ngalangin jalan... dan ampir nabrak motor (lagi). Ampuuuuuuuun gw SHOCK! Tanpa sadar gw langsung megang perut... duh moga2 dede di dalem baek2 aja karena mamanya shock berat :(

Setelah puter balik itu, dia liat Thamrin masih macet... dia tanya2 lewat Tanah Abang, gw bilang sih tadi gw liat macet di kolong. Katanya, klo lewat kolong emang macet, klo lewat atas gak. Banyak orang ketepu. Jadi dia keukeuh mo lewat Tanah Abang. Ya silahkan lah... yang penting jangan turunin gw di tengah2 pasar. Awas klo sampe iya, gw kagak mo bayar! *ini gw kagak berani ngomong, cuma dalem ati doank, wakakaka!

Akhirnya lewat Tanah Abang. Kali ini dia bener sih... gak macet... Begitu keluar terowongan, ktemu sama mobil2 yang dari terowongan, baru deh macet. Tapi mayan deh, dari situ kan uda gak jauh lagi. Itu pun dia masih ngedumel2. Trus dia nanya (sambil setengah ngebentak kaya macetnya Jakarta tuh karena dosa gw, wkwkwkw)

"Beloknya dimana nih?" (ih sumpah, nanyanya galak banget nadanya)

"Itu lampu merah situ belok kiri aja" (sebenernya klo mo lebih cepet di belokan satu lagi, tapi karena menuju situ masih macet, gw gak berani deh kasih option... gw pengen cepetan keluar aja dari tuh taxi)

Abis belok, masih agak macet karena banyak orang mo ke arah Plaza Indo atau Grand Indo. Tapi bentar laaah, gw kan bakal belok kanan, gak lurus seperti kebanyakan orang itu.

Kayanya si abang sableng uda gak sabaran banget. Dia klaksoniiiiiiin tuh mobil2 macet di depan. Padahal kan lagi macet ya, klakson juga percuma. Uda gitu si klakson bunyinya kaya gak niat gitu. Gw curiga keseringan dimaenin sampe tuh klakson "radang tenggorokan", trus ilang deh suaranya, wakakakakak!

Begitu akhirnya belokan, kan kudu nyebrang jembatan. Klo sopir normal, harusnya brenti dulu, liat kanan-kiri, pas kosong baru nyebrang. Berhubung ini sopir unik yang uda putus sarap2 normalnya, dia maen bablas ajah. Dan ampiiiiiiiiiiir nabrak motor (lageeeeeeeeeeee). Buset, gw sampe pucet!

Itu gak seberapa, di depan ada 2 cewek mo nyebrang... dia bukannya ngerem malah tetep ngebut... ampir aja nabrak orang! Uda gitu, bukannya dia minta maap ato merasa bersalah kek minimal. Ini mah, dia buka kaca trus maki2 orang yg mo ditabrak itu. WaaaaaaaaaaAAAAAAAAAAAAkkkkkkkssss!

Hufff, untuuung akhirnya gw sampe. Ngeliat gelagat dia yang ugal2an gitu, gw takut banget dia nih sebenernya sopir taxi ato jangan2 pernah terlibat tindakan kriminal apaa gitu. Jahat sih ya kok jadi suudzon gitu. Abis gimana donk... sumpah klo kalian sendiri yang ngalamin, pasti mikir yang sama juga seperti gw.

So, utk menghindari hal2 yang tidak diinginkan, gw memilih utk turun agak jauh dari apartemen. Biarin deh gw jalan dikit. Daripada dia tau gw tinggal di tower berapa, trus nti gw diincer lagi... HUAAA! Atuuuutttt!!!

Pas akhirnya gw turun... Legaaaaaaaa banget rasanya...

Duh, moga2 this is the first and the last time deh gw nemuin sopir sinting kaya gitu :(

*Total 3 motor dan 2 cewek nyaris jadi korban :(

Tuesday, October 27, 2009

Week 8

Hai semuaaa, apa kabarnya? Terutama buat para ibu2... baik yang sudah punya momongan, sedang menunggu atau lagi usaha :)

Per Senin kemaren, usia kehamilan gw memasuki minggu ke-8. Berarti kurang lebih 2 bulan ya? Usia yang masih sangat rawan karena belum lewat trimester pertama. Semua orang pada kasih nasehat dan wanti2 supaya gw jaga kandungan bener2. Gak boleh capek2, makan yg bergizi, gak boleh stress. Makasih ya buat masukannya, gw berusaha utk menjalani dengan sebaik2nya. Walaupun kadang tetep aja gw gak bisa menghindari pekerjaan yang mengharuskan utk tetap aktif, trus juga harus bawa2 laptop seberat 2-3kg kemana2. Kadang boss juga gak ngertiin, abis meeting di sini, kudu pindah lagi ke sana, eh balik lagi ke sini... Klo gw uda pasang tampang memelas, baru deh dia sadar. Huh!

Syukurlah sepertinya kehamilan kali ini banyak diberi kemudahan. Walau klo pagi badan rasanya mo rontok, trus mual hampir mau muntah. Tapi overall gw merasa fit2 aja. Gak ada rasa pusing, lemes, capek... Malah semua serba enak... makan enak, tidur enak... Kecuali eneg yang on-off, selain itu gw merasa seperti tidak sedang hamil :p... Mungkin karena selama ini gw olahraga kali ya? Jadi klo capek2 dikit bagi gw biasa. Trus jugaaa, mungkin karena faktor Nyunyu yang rajin puasa Senin-Kamis, katanya ngedoain dede biar gak rewel, mo ngertiin kesibukan mamanya :)... Yah moga2 hal ini berlangsung sampai due date nanti yaaa :)

Perubahan yang paling mendasar pada diri gw adalaaah... gw jadi chubby... wkwkwkwk... Sekarang berat gw 56kg. Ndut yak? Tapi kali ini ndut yang gw relain deh. Demi kesehatan si dede. Gw berusaha utk makan yg bergizi. Walaupun agak susah ya, soale gw kan lebih sering di luar rumah, jadi makan agak sembarang. Abis belum bisa masak di apartemen, skg masih dibenahi utk dipasang furnish. Pulang ke Depok juga gak bisa masak karena sampe rumah bawaannya pengen cepet2 mandi trus bobo aja. Nonton tipi pun uda gak pernah. Bumil males nih... Hehehe.

O iya, gw uda mulai pake celana hamil, lhoo. Walaupun sebenernya celana yg sekarang masih bisa dipake, tapi lebih enak pake celana hamil yg ada karetnya. Serasa jadi banyak ruangan buat perut, wkwkwkw. Cuma gara2 gw pake celana hamil, dg kemeja kerja yg mulai meletek di bagian perut plus sepatu teplek, kemaren gw jadi omongan semua temen. Kata mereka, gw uda mulai bulet kaya bola, wkwkwkwkw! Pipina chubby... peyutna sampe diukur uda berapa cm maju... Ih keterlaluan deh, namanya juga bumil, masa harus tetep six pack :p :p... Biarin deh perut gw diledekin, tapi begitu gw tunjukin otot trisep-bisep sisa2 nge-gym yg lalu... baru deh pada ngejengkang... Bumil berotot... WAKAKAKAKAKA!

Trus skg kan lagi mulai project ya. Lagi sering2nya gw meeting di depan banyak orang. Klo dulu, moment2 seperti ini gw usahakan utk tampil perfect, wangi, full make-up, demi menjaga image seorang wanita karir yang profesional di depan client dan principal... Sekarang mah boro-boro :((... Ya itu tadi, penampilan serba membulat tanpa riasan apa2... bener2 poloszzz... Ah uda kagak ada lagi deh yang diem2 naksir gw... *ge-er amat sih lu, Sus... emang dari dulu juga kagak ada yang naksir, MWAKAKAKAKAKAKA!!!!

Sekarang gw usahakan utk mengubah prioritas... klo dulu di kantor berarti prioritas gw untuk kerja. Di rumah prioritas untuk keluarga. Sekarang, dimana pun gw berada, prioritas untuk dede ;) Dua minggu lagi gw akan cek ke dr Med. Waktu terakhir gw ke sana, usia kehamilan baru 6 minggu, belum keliatan apa2, baru sebuah titik. Klo gw baca2 buku n browsing2 internet, di usia kehamilan gw yang 8 minggu sekarang, harusnya uda mulai terdengar detak jantung yang halus, pembentukan tulang belakang, otak, hati sudah dimulai sejak minggu ke-7, trus dede juga uda punya jari2 tangan, kaki... hihihi... pasti lucu ya... Dua minggu lagi usia kehamilan masuk 10 minggu, seharusnya semua akan lebih jelas lagi ya... Can't wait that moment :)

Tiap malam sebelum bobo, dede selalu diajak ngomong papa-mama-nya... Nyunyu pasti langsung nempelin kepala di atas perut gw sambil menggumam2 kecil, seolah2 ngajakin anaknya ngomong... pengen dede cepet besar ya, Nyu? Wkwkwkwkw. Dan tentunyaaa, sekarang gw lebih dimanjain. Nyuuuu, capeeek... langsung dipijet. Nyuuu, lapeeerrrr... langsung meluncur cari makanan. Nyuuuu, dingiiin... langsung diselimutin dan dipeyuuuk... Hihihihi... Gak hamil aja gw uda manja 1/2 mampus, apalagi sekarang? Mwakakakakaka!

Waks uda jam 8 ya? Gw mo miting jam 9 dan skg belom mandi *keasyikan ngoceh di blog sampe lupa waktu T_T

Wokeh, sekian aja dulu update dari bumil ACen... Eh iya, karena gw update kehamilan di sini, jadi banyak yang ajak kenalan dan bertanya2 seputar gimana caranya biar cepet hamil, huehehe. Mungkin gw perlu buka konsultasi ya? Seneng juga klo penjelasan gw bisa ngebantu kalian semua. Moga-moga apa yang kalian perjuangkan membuahkan hasil ya... Trus kita bikin klub, namanya... klub KONGKOW-KONGKOW BUMIL ACEN... *bumil gaul masih sempet kongkow2, hahahahaha!!!... lucu juga ;)



Saturday, October 24, 2009

Hepi Besdey Nyunyu

Bulan Scorpio tlah tiba!

Ada papi yang ultah kemaren tgl 23 Oct (27 taon... ups 72 dink, hi3)

Hari ini my bawel Nyunyu ultah juga, euy (35 taon)

Bulan depan, tepatnya 20 Nov giliran enyak deh... kok sama ya kaya nyunyu 35 taon...? errr salah rupanya... 53 dink, wakakakaka!

Taon ini agak spesial nih, karena begitu banyak rejeki yang diberikan Allah SWT kepada kami. Mulai dari rejeki materi maupun non-materi. Yang paling kami syukuri tentu aja kehadiran dede dalam rahim gw sekarang :)

Gw jadi inget, postingan gw yang kapan tuh ya? Klo gak salah pas ultah dia juga deh... 24 Oct 2007... saat itu gw sempet down banget krn
kegagalan insem pertama... tepat sehari sebelumnya, tgl 23 Oct, malah gw dapet :(

Tapi gw gak bisa cerita banyak di blog sih saat itu, soalnya klo cerita malah tambah deres mewekna... di kantor pula, kan gak lucu, hihihihi... Yang paling berat adalah harus menceritakan ke Nyunyu yang uda ngarep banget berhasil n akan jadi kado spesial di ultahnya :(... Untung gw punya suami yang super-duper baik, mencintai gw apa adanya... as you can read his answer when I told him the news... Jadi tambah cinta... hihihi :)

Klo October 2008? Hmmm... sepertinya gw uda pindah "rumah" tuh, soale gw gak liat ada archive taon 2008 di blog ini. Coba ya gw cari2 dulu... Kayanya gw gak crita apa2 soal besdey Nyunyu di taon itu. Yang ada malah cerita soal
si Blebiu (blek biuti)... Ternyata saat itu "kado spesial" buat ultahnya adalah black Jazz si hitam manis ;)

So... kado di taon ini?

Errr... pertama kali tau gw hamil siiiy, dia langsung bilang, "Waaah, ini kado spesial buat ultahkuuuuwww!!!"

Klo gitu gw gak usah beli kado lagi donk? Aciiik... Hihihihi, istri pelit niy... abis lagi bokek siy :p :p

Eh ternyata selama gw hamil, Nyunyu "ngidam" PS3 ato BB Bold ato Jeep Wrangler taon 90. Haduh, makin ke belakang kok pilihannya makin beraaat T_T

Klo PS3 terus terang gw belom rela dah soale di rumah ada PS2, Wii... yang jarang2 kepake juga. Lagian games PS3 masih mahal ya? Belum ada bajakannya kan? *hihihi...

Jeep Wrangler 90? Klo bisa dibeli pake daon, gw beliin dah :))

Yang paling make sense dan gw rela sih BB Bold... selain banyak fungsinya, keliatannya hp dia emang uda kudu diganti deh soale uda mbutut geto :p

Sayang si Nyunyu gak suka gadget2 sih. Dia sukanya games ato mobil... Waktu gw "tantangin" hayo klo BB aku beliin sekarang *bis nantangin gitu mikir2 duit darimaneee, wakakakaka!... eh dia dg tegasnya bilang GAK MAOOOOOOO... mau PS3...

Ampyuuun-ampyun... hihihihi...

Yo weis, sampe sekarang gw gak beliin kado apa2. Gw gak berani beli sesuatu surprise2 gitu, soale klo gak sesuai dg keinginan, dia gak bakalan make... percuma deh nti beli mahal2...

Klo gitu, beliin aja yg dia pasti mao? Justru ituuuu... gw juga belum rela beliin PS3, hahahahaha! Ini sapa sih yang ultah kok jadi gw yang milih2 kado :p

Yah... nti aja deh diliat. Wong "mahluk"-nya aja skg lagi raker di Puncak, nti sore baru sampe rumah. Ugh, padahal kangen niiiih... pengen kasih CUP-cup-cup cayank... hihihi...

Hepi besdey ya honey... moga2 apa yang kamu cita2kan jadi kenyataan. AMIN!

Thursday, October 22, 2009

Smart Is Not Enough

Sejak divisi yang dinaungi boss meluas, semakin banyak tenaga kerja yang kompeten yang dibutuhkan. Sayangnya untuk cari yang bagus dan uda pengalaman amat sangat mahal. Harga yang ditawaran setara dengan tingkat manajerial. Padahal yang paling banyak dibutuhkan adalah tenaga staff. Sementara project ataupun prospective project betebaran di luaran, tapi ujung2nya kami selalu mentok karena masalah resource.

Untuk itu, salah satu solusi mengatasi masalah tsb adalah company mengadakan kerjasama dengan berbagai universitas di Jakarta untuk menjaring beberapa mahasiswa berprestasi. Dari sekian jumlah mahasiswa tadi, kami berikan training baik dari sisi bisnis maupun teknis, lalu test praktek. Bagi yang lulus test, dipanggil untuk wawancara. Jika semua persyaratan terpenuhi, maka mereka dinyatakan lulus dan bisa bergabung.

Sebagai salah satu alumni dari sebuah universitas ngetop yang terkenal dg jurusan komputernya, tentu gw sangat antusias untuk mengadakan kerjasama dg almamater. Apalagi, bukan congkak bukan pula sombong niy huehehehehe, beberapa lulusan univ tsb sangat dikenal dg kemampuannya. Gw juga merasakan beberapa kali, klo punya anak buah dari almamater yang sama, mereka pinter dan cepet nangkep. Agak beda dengan yang lain. Wah, jadi promosi nih... tapi ya kenyataan emang rata2 gitu sih, wkwkwkwkw.

Tapi... *biasanya kan yang bagus2 suka ada tapinya tuh, hihihihi...* entah kenapa, prestasi dan kemampuan yang membanggakan tadi lama2 kok rasanya tidak dibarengi dengan sikap rendah hati yaaa? Ih sumpah deh, gw gak mungkin kan ngomong seperti ini klo gak ada kenyataannya? Apalagi ini almamater sendiri, untuk apa gw boong?

Dari beberapa kali interview dg para lulusannya, memang kemampuan mereka diatas rata2, jadi pastinya lulus seleksi penilaian teknis. Tapi setelah itu, begitu interview lebih mendalam mengenai kepribadian, pasti ada aja "cela"-nya. Yang paling nyebelin sih, kadang mereka sengaja *atau polos? huehehehe* bilang klo mereka ditawarin juga di tempat lain dg gaji yang lebih tinggi. Yang seolah2 memberikan kesan bahwa: klo tertarik dg saya, standard saya segini loh... klo gak bisa bayar, yang lain juga berminat.

Awalnya gw pikir boss yang mengada2 niiih, secara kejadiannya selalu aja di level interview paling akhir, yang dilakukan oleh si boss sendiri. Tapi setelah beberapa kali gw ikutan ngedampingin interview, gw denger sendiri pernyataan2 "arogansi" dari para "fresh graduate" tadi. Kadang gw sampe terbelalak sendiri... seolah-olah gak percaya bahwa kalimat itu keluar dari seorang pencari kerja, yang notabene belum berpengalaman apa2, dan seharusnya *ini SEHARUSNYA lho menurut gw, entah klo yang lain, hehehe* lebih mencari pengalaman dibanding materi :)

Akhirnya setelah beberapa kali "kecewa" dengan lulusan almamater sendiri, kami mencoba "melebarkan sayap" dengan mencari lulusan univ lain. Ternyata para lulusan ini sepertinya lebih "rendah hati", lho. Mereka masih keliatan polos, gampang diarahkan dan dibentuk, dan yang terpenting antusiasmenya masih sangat tinggi. Mereka juga datang dari kalangan mahasiswa berprestasi, karena untuk mengikuti program kerjasama ini kami memberi syarat IPK harus diatas 3.5.

Setelah melalui tahap training, test, kemudian interview akhir... Nah disini lah saat2 penentuan. Karena sekali lagi, bukan cuma soal pinter, tapi juga kepribadian. Gimana dia bisa berinteraksi dengan team, menghadapi client, partner... Percuma klo pinter tapi sombong atau mau menang sendiri, akhirnya bukan membantu team, malah membuat suasana kerja jadi tidak nyaman dan akrab.

Dari sekitar 25 orang yang diuji, 8 orang lulus seleksi. Sebenernya, dari sejak training, ada 1 orang yang mulai terlihat "bibit" kesombongannya. Gw sih dapet laporan dari temen gw yang jadi trainer. Katanya anak ini emang pinter, selalu lebih cepat dari yang lain. Tapi sering juga merendahkan teman2nya sendiri. Jadi klo dia uda selesai duluan, sementara yang lain masih nanya2, dia suka kasih komentar: "Aaah, gitu aja kok pada lama sih? Kan gampang? Masa gak bisa?"

Klo cuma sekali dua kali dan dengan nada becanda sih gpp. Tapi keliatannya anak ini sangat serius deh... Jadinya gak simpatik. Karena dari hasil test dia paling bagus, gw ingin memberi kesempatan sekali lagi. Biarlah penilaian akhir di tangan boss, yang biasanya jago dalam menilai orang. Yang penting usai sudah tugas gw dan team untuk menilai secara teknis.

Bener aja, setelah boss yang interview... langsung "mental" nih anak... huehehehehe... Tau tuh si boss, kok bisa aja nilai orang. Padahal dia gak pernah dapet bocoran ttg gimana sikap anak ini selama training. Tapi entah kenapa boss bisa nangkep gejala kesombongan tadi... Akhirnya, gagal deh anak itu bergabung dg kami. Yah, amat sangat mungkin dia akan berhasil di tempat lain karena dia memang pandai... apalagi klo dari kejadian ini dia bisa menyadari, belajar, dan mengambil hikmah untuk lebih rendah hati :) *dia SMS-in gw loh berkali2 kenapa dia gak lulus interview, tapi gw coba berkelit dg mengatakan bahwa keputusan akhir bukan di gw, dan gw berharap dia tidak putus asa dan mau mencoba terus...

Itulah pengalaman gw berkali2 mencari calon pegawai baru. Gw sendiri sebenernya merasa belum jago menilai orang, tapi kadang orang itu juga terlalu keliatan banget... apanya yaaaa... yah itu kali, sifat terlalu bangga dengan kepintarannya... hehehe!

Kemana ya para lulusan yang masih "polos"? Yang matanya berbinar2 setelah dijelaskan tantangan pekerjaan yang sangat jauh lebih berharga daripada selisih sekian ratus ribu materi? Gw jadi inget gw sendiri waktu dulu pertama kali cari kerjaan...

Gw mengisi kolom gaji dengan angka 800-900rb (taon 1999, semester akhir kuliah)

Dan ketika diinterview dan nego gaji, ternyata gw cuma dapet... 600rb :p... dengan janji klo 3 bulan kemudian gw perform, akan dinaekin lagi.

Walaupun keliatannya jaman sekarang angka 600rb gak ada artinya, tapi pada saat itu gw girangnyaaaaa minta ampun. Karena impian gw jadi JUNIOR PROGRAMMER akhirnya akan terwujud. Gw uda gak liat lagi tuh berapa angkanya, yang penting cukup lah buat bayar kost-angkot-makan selama sebulan (dulu mah ortu gw juga kere, utk uang kuliah aja gw ngandelin beasiswa, jadi bukan berarti gw gak butuh uang). Setiap hari gw dateng paling pagi dan pulang paling malem, kecuali klo ada kuliah, bisa ijin tenggo. Walaupun berat, rasanya seneng, soalnya selama kerja banyak banget dapat pengalaman berharga. Diajarin para senior programming, diajak boss keliling2 ke tempat client, dsb.

Dan gak sampe sebulan gaji gw dinaekin... terus dinaekin lagi dan lagi sampe akhirnya gw merasa cukup belajar, baru deh pindah. Setelah lulus dan merasa punya pengalaman, gw mulai PD meningkatkan bargaining dan secara bertahap mencari perusahaan yang lebih baik. Namun demikian, gw juga bukan tipe aji mumpung dan kutu loncat. Prinsip gw ketika akan keluar dari suatu perusahaan, gw tidak mau meninggalkan tanggung jawab gitu aja. Jadi pantang bagi gw klo resign di tengah project. Pasti gw selesaikan dulu 1 tahap, sampai semua cukup established, baru keluar.

Klo denger2 temen2 yang seangkatan dg gw dulu juga rata2 pada begitu. Awal kerja pasti gak terlalu salary minded... pasti cari pengalaman dulu. Yang penting sesuai dengan pendidikan dan di jalur yang benar, soal salary nanti bisa adjust sendiri.

Yah, mungkin jaman semakin berubah yaaa... apalagi tuntutan hidup semakin naik, apa2 serba mahal... gak heran sekarang semua serba dinilai dengan uang. Itu juga gak salah sih... Gw sendiri sering kok ngelamar kerjaan dengan gaji yang menurut interviewer kemahalan... Tapi tidak serta merta gw "pamer", karena belum tentu juga mereka menganggap gw jago dan cocok dapet gaji yang gw minta... malah jangan2 mereka pikir gw terlalu PD, huehehehe... Jalan tengah terbaik adalah tetap tersenyum, dan mengatakan maaf klo sepertinya memang belum cocok :) *juga tanpa pake embel2: "Yah kan gaji saya sekarang aja sekian, pasti saya cari kerja dengan standard sekian, masa saya dapet lebih kecil?"... kalimat ini pernah loh gw temuin juga waktu interview orang lain... ck-ck-ck pinter2 kok gitu yak? wkwkwkwkw

Banyak hal yang jadi pertimbangan dalam mencari pekerjaan... so... Smart in not the only thing matters ;)